Manado || Lensanusantaranews – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Kapolsek Mapanget, Iptu Jodie Ferdinand Kairupan, S.H., M.H., bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 8 Manado, Kelurahan Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Rabu (28/10/2026) pagi. Upacara yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh Kepala SMA Negeri 8 Manado, Dra. Mediatrix M. Ngantung, M.Pd., Kanit Binmas Polsek Mapanget, Aipda Niluh Karnadi, para guru, serta seluruh siswa-siswi SMA Negeri 8 Manado. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara, laporan pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, teks Sumpah Pemuda, serta ikrar pelajar. Kegiatan dilanjutkan dengan amanat pembina upacara, menyanyikan lagu nasional Bangun Pemudi Pemuda, dan doa bersama. Dalam amanatnya, Kapolsek Mapanget Iptu Jodie Ferdinand Kairupan menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah dan masyarakat. “Momentum Hari Sumpah Pemuda ini hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk terus menjaga persatuan, menumbuhkan semangat patriotisme, serta memiliki kegigihan dalam meraih cita-cita. Para pelajar harus mampu menunjukkan bahwa pemuda Indonesia adalah generasi yang disiplin, berprestasi, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” demikian statemen yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kapolsek Mapanget. Kapolsek juga mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks, menjauhi perundungan, serta tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, para pelajar harus memanfaatkan masa pendidikan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, menghormati perbedaan, dan membangun karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan. “Jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, rasa empati, dan tanggung jawab. Hormati guru dan orang tua, sayangi sesama teman, serta jadilah pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari perilaku negatif,” lanjut statemen usulan tersebut, yang perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung. Melalui kegiatan ini, Polsek Mapanget menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar dalam membangun generasi muda yang sadar hukum, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Berita ini dibaca : 5 Navigasi pos SMANTIG Peduli: SMA Negeri 3 Manado Salurkan Bantuan untuk Siswa Korban Kebakaran