Lensa Nusantara News || Minahasa Utara – Anggaran APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk Pelaksana Jalan Nasional ( PJN) Wilayah I Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) Sulut tahun 2026 tinggal Rp 90 miliar, pihak PJN Wilayah I akan melakukan pekerjaan perbaikan ruas jalan terutama yang rusak termasuk jembatan. Melalui Kepala Satuan Kerja ( Kasatker) PJN Wilayah I BPJN Sulut Ir. Ringgo Radetyo ST. M.Eng., IPU, ASEAN Eng saat wawancara diruang kerjanya di Kantor BPJN di Kolongan Airmadidi Minahasa Utara,ia mengungkapkan ” Dana dari pusat untuk PJN Wilayah I BPJN Sulut berbeda dari tahun sebelumnya,tetapi kita akan kerja maksimal agar ruas jalan Nasional baik dan berkualitas”,Ungkapnya Selasa (24/02/2026). Ruas dan panjang jalan Nasional di PJN Walaupun anggaran Rp 90 miliar Ringgo optimis bisa mencukupi untuk perbaikan jalan dan jembatan,wilayah 1 BPJN Sulut sekitar 600 kilometer terdapat ditujuh Kabupaten dan Kota seperti Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kabupaten Minsel dan Kabupaten Minahasa Tengara. Ruas jalan Nasional yang akan menjadi prioritas untuk ditangani seperti ruas jalan Nasional Manado ke Kota Bitung, Manado ke Amurang Minahasa Selatan dan juga ruas Jalan Manado ke Kota Tomohon dan Minahasa.Karena ruas jalan tersebut volume kendaaraan yang melewati sangat padat. Jalan yang rusak kita perbaiki termasuk akan dipeching. “Kita tetap lakukan perbaikan yang rusak karena itu tugas kita PJN Wilayah 1” kata Ringgo Lulusan sarjana S1 dari UGM Yokjakarta. Menurut Ringgo ditahun 2025 pengelolaan infrastruktur jalan nasional di Sulut terutama diwilayah 1 sangat baik, bahkan untuk penyerapan cukup baik ditahun 2025 menjelang akhir tahun lalu capai 99 persen. Anggaran yang ada kita akan gunakan secara maksimal dan transparan. Yang penting lancar dan nyaman warga ketika melewati ruas jalan Nasional. ” Kita berkomitmen untuk perbaikan jalan agar lancar lalulintas dan warga masyarakat nyaman” tambahnya. MORR 3 Berlanjut Pekerjaan Menjawab yang lain, Ringgo mengatakan, untuk jalan lingkar Manado Ringroad 3 Manado Oter Ring Road ( MORR) yang pekerjaan dengan anggaran Multiyear hinga 2027 nanti saat ini sementara dikerjakan. ” MORR 3 tetap jalan tetapi secara multiyear” kata Ringgo. Saat ini sudah masuk di Desa Sea Kecamatan Pineleng dari arah Desa Kalasey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Dan secara bertahap hinga selesai 2027 nanti. “Ruas jalan MORR 3 sangat bermanfaat bila sudah rampung semua dan akan terkoneksi dengan MORR 1 dan 2 serta koneksi dengan Jalan Tol Manado Bitung” ujarnya. Sementara untuk terowongan di Jalan Ringroad 1 atau MORR 1 yang sering macet sudah direncanakan akan diperlebar. Itu sudah diusulkan ke Kementrian PUPR tahun lalu cuma karena ada efisiensi dan pengurangan dana tahun ini belum dipastikan. ” Itu sudah diusulkan tingal menungu saja” Ucapnya. Ringgo optimis bila sudah terealisasi Jalan MORR 3 dan Terowongan diperlebar akan membantu warga dan kelancaran lalu lintas terus terjadi. Sementara itu menurut pantauan kami pekan lalu pekerjaan di ruas jalan MORR 3 disekitar Desa dalam pengurusan lahan yang berbukit untuk diratakan. (Tim) Berita ini dibaca : 10 Navigasi pos Imlek 2577 Kongzili Perkuat Toleransi dan Aksi Sosial di Sulut Raih Gelar Doktor Politik,Fachrul Razi Ungkap Potensi Konflik di Aceh Tetap Tinggi